-->

Cara Reset Printer Canon IP2770/IP2700 Terbaru 2026 (100% Berhasil) Mengatasi Blinking & Error 5B00

Cara Reset Printer Canon IP2770/IP2700 Terbaru 2026 (100% Berhasil) Mengatasi Blinking & Error 5B00

Cara Reset Printer Canon IP2770/IP2700 Terbaru 2026 (100% Berhasil) Mengatasi Blinking & Error 5B00

Printer Canon PIXMA IP2770 masih menjadi salah satu printer inkjet favorit hingga saat ini. Selain harganya yang terjangkau, printer ini terkenal awet, hemat tinta, dan mudah dimodifikasi menggunakan sistem infus. Tidak heran jika Canon IP2770 masih banyak digunakan di rumah, sekolah, kantor, hingga usaha percetakan skala kecil.

Namun, setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu, banyak pengguna mengalami masalah seperti lampu printer berkedip (blinking), muncul pesan Error 5B00, Waste Ink Pad Full, atau printer tiba-tiba tidak dapat digunakan meskipun cartridge masih dalam kondisi baik.

Kondisi tersebut sebenarnya bukan berarti printer rusak total. Dalam sebagian besar kasus, Canon IP2770 hanya meminta dilakukan proses reset ink absorber counter karena penghitung pembuangan tinta (waste ink counter) telah mencapai batas maksimal yang telah ditentukan oleh pabrikan.

Melalui artikel ini saya akan menjelaskan secara lengkap berdasarkan pengalaman menangani berbagai kasus printer Canon IP2770, mulai dari penyebab printer blinking, cara masuk ke Service Mode, hingga langkah melakukan reset menggunakan Service Tool V3400. Saya juga akan membagikan berbagai tips agar proses reset berhasil pada percobaan pertama.

Daftar Isi

Mengapa Printer Canon IP2770 Harus Direset?

Banyak pengguna mengira printer Canon IP2770 mengalami kerusakan ketika lampu indikator berkedip secara terus-menerus. Padahal, pada sebagian besar kasus kondisi tersebut merupakan fitur keamanan yang memang dibuat oleh Canon.

Setiap kali printer melakukan proses cleaning head, deep cleaning, atau mencetak dokumen, sebagian tinta akan dibuang menuju bantalan penyerap tinta (ink absorber). Agar tinta tidak meluber keluar dari printer, Canon menambahkan sebuah penghitung elektronik (counter) yang mencatat jumlah pembuangan tinta tersebut.

Ketika nilai penghitung mencapai batas maksimum, sistem keamanan printer akan mengunci proses pencetakan. Tujuannya untuk mencegah tinta meluber ke bagian mekanik printer yang dapat menyebabkan kerusakan lebih serius.

Pada kondisi inilah biasanya muncul beberapa gejala seperti berikut.

  • Lampu power dan resume berkedip bergantian.
  • Muncul Error 5B00.
  • Printer tidak dapat melakukan proses printing.
  • Printer terdeteksi di komputer tetapi selalu gagal mencetak.
  • Muncul pesan Ink Absorber Full.

Jika penyebabnya memang berasal dari waste ink counter, maka solusi yang paling efektif adalah melakukan reset menggunakan Canon Service Tool V3400 setelah printer berhasil masuk ke Service Mode.

Baca Juga Cara reset printer canon MP237 dengan langkah mudah ini

Penyebab Printer Canon IP2770 Blinking

Tidak semua kondisi blinking memiliki penyebab yang sama. Oleh karena itu, sebelum melakukan reset sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu sumber permasalahannya.

Berikut beberapa penyebab printer Canon IP2770 mengalami blinking.

1. Waste Ink Counter Sudah Penuh

Ini merupakan penyebab yang paling sering ditemukan. Counter pembuangan tinta telah mencapai batas maksimal sehingga printer meminta dilakukan reset.

2. Ink Absorber Full

Busa penyerap tinta pada bagian bawah printer sudah terlalu banyak menampung tinta hasil proses cleaning cartridge. Pada kondisi ini reset memang dapat menghilangkan pesan error, namun sebaiknya busa absorber juga dibersihkan atau diganti agar tinta tidak meluber.

3. Cartridge Bermasalah

Cartridge yang kotor, rusak, atau chip cartridge sudah tidak terbaca juga dapat menyebabkan printer menampilkan lampu blinking dengan pola tertentu.

4. Kertas Macet (Paper Jam)

Sensor kertas yang tertutup debu atau terdapat sobekan kertas di dalam printer juga sering menyebabkan indikator berkedip.

5. Mekanik Printer Terganggu

Encoder strip yang kotor, gear macet, maupun carriage cartridge yang terhalang benda asing dapat membuat printer gagal melakukan inisialisasi saat dinyalakan.

Tips: Jika printer masih dapat mencetak tetapi hasilnya bergaris atau putus-putus, masalah tersebut bukan disebabkan oleh waste ink counter sehingga reset printer tidak akan memperbaiki kualitas hasil cetakan.

Kapan Printer Canon IP2770 Harus Direset?

Tidak semua masalah pada Canon IP2770 harus langsung diatasi dengan reset. Berdasarkan pengalaman saya menangani berbagai printer Canon di lingkungan kantor maupun penggunaan pribadi, reset hanya dilakukan apabila memang muncul indikasi bahwa penghitung pembuangan tinta telah penuh.

Berikut beberapa kondisi yang menunjukkan printer memang perlu dilakukan reset.

Kondisi Printer Perlu Reset?
Error 5B00 ✅ Ya
Waste Ink Pad Full ✅ Ya
Ink Absorber Full ✅ Ya
Lampu berkedip bergantian 7 kali Biasanya Ya
Cartridge tidak terbaca ❌ Tidak
Error 5200 ❌ Tidak
Error 5100 ❌ Tidak
Paper Jam ❌ Tidak

Dengan mengetahui penyebabnya terlebih dahulu, kita dapat menghindari proses reset yang sebenarnya tidak diperlukan.

Persiapan Sebelum Reset Printer Canon IP2770

Agar proses reset berjalan lancar, ada beberapa hal yang sebaiknya dipersiapkan terlebih dahulu. Langkah ini sering diabaikan padahal sangat menentukan keberhasilan proses reset.

1. Pastikan Driver Printer Sudah Terinstal

Komputer harus dapat mengenali printer Canon IP2770 dengan benar. Jika driver belum terpasang, Service Tool biasanya tidak dapat mendeteksi printer.

2. Gunakan Kabel USB yang Baik

Hindari menggunakan kabel USB yang terlalu panjang atau sudah longgar karena dapat menyebabkan printer terputus saat proses reset berlangsung.

3. Tutup Semua Aplikasi Printer

Sebelum menjalankan Service Tool, pastikan aplikasi seperti Canon IJ Status Monitor maupun proses printing sudah ditutup agar tidak terjadi konflik.

4. Siapkan Kertas pada Tray Printer

Beberapa proses reset akan meminta printer mencetak halaman EEPROM sebagai tanda bahwa reset berhasil dilakukan.

5. Gunakan Service Tool yang Sesuai

Untuk Canon PIXMA IP2770 maupun IP2700, salah satu aplikasi yang paling banyak digunakan adalah Canon Service Tool V3400. Versi ini kompatibel dengan sebagian besar printer IP2770 yang beredar di Indonesia.

Catatan Penting:
Reset printer hanya mengembalikan nilai penghitung pembuangan tinta menjadi nol. Jika bantalan penyerap tinta (ink absorber) sudah benar-benar penuh, sebaiknya lakukan pembersihan atau penggantian absorber agar printer tetap aman digunakan dalam jangka panjang.

Setelah seluruh persiapan selesai dilakukan, langkah berikutnya adalah memasukkan printer ke dalam Service Mode. Tahapan ini sangat penting karena tanpa Service Mode aplikasi resetter tidak akan dapat mendeteksi printer Canon IP2770.

Baca Juga Cara Sharing Printer Pada Jaringan Kantor Atau Rumah Dengan Mudah

Bagikan Sebelum Download

Silakan bagikan artikel ini terlebih dahulu untuk membuka tombol download.

Cara Masuk Service Mode Canon IP2770

Sebelum menjalankan aplikasi Canon Service Tool V3400, printer harus terlebih dahulu berada pada Service Mode. Mode ini memungkinkan komputer berkomunikasi langsung dengan sistem internal printer sehingga proses reset dapat dilakukan.

Kesalahan yang paling sering dilakukan pengguna adalah membuka aplikasi resetter sebelum printer masuk ke Service Mode. Akibatnya, aplikasi akan menampilkan pesan seperti "Error 006", "Error 005", atau tombol Set tidak dapat digunakan.

Oleh karena itu, ikuti setiap langkah di bawah ini secara berurutan agar printer berhasil masuk ke Service Mode.

Langkah 1 – Matikan Printer

Pastikan printer dalam keadaan OFF, tetapi kabel power tetap terhubung ke listrik dan kabel USB sudah tersambung ke komputer atau laptop.

Langkah 2 – Tekan Tombol Resume

Tekan dan tahan tombol Resume/Stop (ikon segitiga dalam lingkaran) selama beberapa detik.

Langkah 3 – Tekan Tombol Power

Sambil tetap menahan tombol Resume, tekan dan tahan tombol Power.

Pada tahap ini:

  • Jangan lepaskan tombol Power.
  • Tombol Resume masih tetap ditekan.

Langkah 4 – Lepaskan Tombol Resume

Setelah tombol Power ditekan, lepaskan tombol Resume tetapi tetap tahan tombol Power.

Langkah 5 – Tekan Resume Sebanyak 5 Kali

Tekan tombol Resume sebanyak 5 kali secara perlahan.

Lampu indikator akan berubah dari hijau ke oranye secara bergantian setiap kali tombol ditekan.

Langkah 6 – Lepaskan Tombol Power

Setelah tombol Resume ditekan lima kali, lepaskan tombol Power.

Printer akan melakukan proses inisialisasi selama beberapa detik.

Langkah 7 – Tunggu Hingga Printer Siap

Apabila proses berhasil, lampu indikator akan menyala hijau tanpa berkedip. Komputer biasanya juga akan mendeteksi perangkat baru dengan nama Canon Device.

Tips:
Jangan menyentuh tombol apa pun selama printer sedang melakukan proses inisialisasi. Tunggu hingga printer benar-benar siap sebelum membuka aplikasi Service Tool.

Cara Memastikan Printer Berhasil Masuk Service Mode

Jika Anda masih ragu apakah printer sudah berada dalam Service Mode, berikut beberapa ciri yang dapat diperhatikan.

Indikator Status
Lampu Power Hijau Stabil ✅ Berhasil
Printer Tidak Berkedip ✅ Berhasil
Windows Mendeteksi Canon Device ✅ Berhasil
Service Tool Bisa Dibuka Tanpa Error ✅ Berhasil

Jika salah satu indikator di atas tidak sesuai, ulangi kembali proses masuk ke Service Mode dari awal.

Cara Reset Printer Canon IP2770 Menggunakan Service Tool V3400

Setelah printer berhasil masuk ke Service Mode, langkah berikutnya adalah melakukan reset menggunakan Canon Service Tool V3400. Aplikasi ini berfungsi untuk menghapus nilai Waste Ink Counter sehingga printer dapat digunakan kembali.

Pastikan Anda menggunakan Service Tool yang sesuai dengan tipe printer. Menggunakan versi yang tidak kompatibel dapat menyebabkan proses reset gagal.

Langkah 1 – Jalankan Service Tool

Buka aplikasi Service Tool V3400 sebagai Administrator.

Jika aplikasi langsung menampilkan pesan Error, jangan lanjutkan proses reset. Periksa kembali apakah printer sudah benar-benar berada pada Service Mode.

Langkah 2 – Siapkan Kertas

Masukkan minimal dua lembar kertas pada tray printer karena printer akan mencetak halaman EEPROM sebagai tanda reset berhasil.

Lang3>Langkah 3 – Reset Ink Counter

Pada bagian Clear Ink Counter, pilih:

  • Main

Kemudian klik tombol SET.

Printer akan melakukan proses beberapa detik dan biasanya mencetak satu lembar kertas dengan informasi internal printer.

Langkah 4 – Reset Ink Absorber Counter

Masih pada aplikasi Service Tool, lakukan reset kembali pada bagian:

  • Clear Ink Absorber Counter
  • Pilih Main
  • Klik SET

Proses ini biasanya berlangsung lebih cepat dibanding langkah sebelumnya.

Langkah 5 – Cetak EEPROM

Klik tombol EEPROM.

Printer akan mencetak halaman EEPROM yang berisi informasi konfigurasi printer seperti:

  • Serial Number
  • Counter Printer
  • Ink Absorber
  • Versi Firmware

Apabila halaman EEPROM berhasil tercetak, berarti proses reset berjalan dengan normal.

Langkah 6 – Restart Printer

Matikan printer menggunakan tombol Power.

Kemudian hidupkan kembali seperti biasa tanpa masuk ke Service Mode.

Apabila seluruh proses dilakukan dengan benar, printer sudah dapat digunakan kembali seperti semula.

Apa yang Terjadi Setelah Printer Berhasil Direset?

Banyak pengguna bertanya apakah reset akan menghapus data printer atau merusak cartridge. Jawabannya adalah tidak.

Reset hanya mengembalikan nilai penghitung pembuangan tinta (Waste Ink Counter) menjadi nol sehingga printer tidak lagi menampilkan pesan Error 5B00 maupun Ink Absorber Full.

Berikut perubahan yang biasanya terjadi setelah reset berhasil dilakukan.

Sebelum Reset Sesudah Reset
Error 5B00 Normal
Lampu Blinking Menyala Hijau Stabil
Tidak Bisa Print Dapat Print Kembali
Waste Ink Counter Full Counter Menjadi Nol

Mengapa Reset Bisa Gagal?

Walaupun proses reset terlihat sederhana, ada beberapa penyebab yang membuat Service Tool tidak dapat bekerja dengan baik.

1. Printer Belum Masuk Service Mode

Ini merupakan penyebab paling umum. Pastikan lampu Power menyala hijau stabil sebelum membuka aplikasi resetter.

2. Driver Printer Bermasalah

Windows yang tidak mengenali printer dengan benar akan membuat aplikasi Service Tool gagal mendeteksi perangkat.

3. Kabel USB Rusak

Gunakan kabel USB berkualitas baik dan hindari penggunaan USB Hub apabila memungkinkan.

4. Service Tool Tidak Kompatibel

Tidak semua versi Service Tool mendukung setiap revisi firmware Canon IP2770. Jika satu versi tidak dapat digunakan, cobalah versi lain yang sesuai.

5. Cartridge Mengalami Kerusakan

Apabila setelah reset printer masih menampilkan Error 5200, Error 5100, atau Error Cartridge, kemungkinan masalah berasal dari cartridge atau mekanik printer, bukan dari waste ink counter.

Penting:
Reset printer bukan solusi untuk semua jenis kerusakan. Jika printer mengalami paper jam, cartridge rusak, encoder strip kotor, atau power supply bermasalah, maka reset tidak akan memperbaiki kondisi tersebut.

Tips Agar Printer Canon IP2770 Tidak Cepat Minta Reset

Walaupun counter printer dapat direset, sebaiknya kita tetap melakukan perawatan rutin agar printer memiliki umur pakai yang lebih panjang.

  • Gunakan printer minimal seminggu sekali.
  • Jangan terlalu sering menjalankan Deep Cleaning.
  • Gunakan tinta berkualitas baik.
  • Bersihkan encoder strip secara berkala.
  • Periksa kondisi busa absorber apabila printer sudah berumur lebih dari 5 tahun.
  • Matikan printer menggunakan tombol Power, bukan langsung mencabut kabel listrik.
  • Hindari mencetak saat cartridge hampir kosong.

Dengan melakukan perawatan sederhana tersebut, proses cleaning printer akan lebih jarang sehingga penghitung pembuangan tinta tidak cepat penuh.

Baca Juga 6 Cara Atasi Printer Tidak Bisa Print Dokumen 

Daftar Kode Error Printer Canon IP2770 Lengkap Beserta Cara Mengatasinya

Selain mengalami Error 5B00, printer Canon IP2770 juga dapat menampilkan berbagai pola lampu berkedip (blinking). Setiap jumlah kedipan memiliki arti yang berbeda sehingga cara penanganannya pun tidak sama.

Tabel berikut dapat membantu Anda mengenali penyebab error sekaligus menentukan solusi yang tepat sebelum memutuskan melakukan reset printer.

No Kode Error / Blink Penyebab Solusi
1 2 Kali Berkedip Kertas habis atau tidak terdeteksi. Masukkan kertas dengan benar, lalu tekan tombol Resume.
2 3 Kali Berkedip Paper Jam atau terdapat benda asing pada jalur kertas. Bersihkan jalur kertas dan keluarkan benda yang menghambat.
3 4 Kali Berkedip Cartridge tidak terpasang dengan benar. Lepas cartridge kemudian pasang kembali hingga terkunci.
4 5 Kali Berkedip Cartridge tidak dikenali atau chip cartridge bermasalah. Bersihkan chip cartridge atau ganti cartridge jika rusak.
5 7 Kali Berkedip Waste Ink Counter penuh atau cartridge bermasalah. Lakukan reset menggunakan Service Tool dan periksa cartridge.
6 8 Kali Berkedip Ink Absorber Full. Bersihkan atau ganti absorber kemudian lakukan reset printer.
7 13 Kali Berkedip Tinta dianggap habis. Tekan dan tahan tombol Resume selama ±10 detik untuk melanjutkan pencetakan.
8 14 Kali Berkedip Chip cartridge tidak terbaca. Bersihkan chip atau gunakan cartridge baru.
9 Error 5100 Masalah mekanik, encoder strip, atau carriage. Bersihkan encoder strip dan pastikan carriage dapat bergerak dengan lancar.
10 Error 5200 Suhu cartridge terlalu tinggi atau tinta hampir habis. Isi ulang tinta, matikan printer beberapa menit, kemudian hidupkan kembali.
11 Error 5B00 Waste Ink Counter telah mencapai batas maksimum. Masuk ke Service Mode kemudian reset menggunakan Service Tool V3400.

Apakah Reset Printer Menghapus Pengaturan Printer?

Tidak. Proses reset hanya menghapus nilai penghitung (counter) pada sistem printer dan tidak menghapus driver, firmware, ataupun pengaturan pencetakan yang ada di komputer.

Printer akan kembali dapat digunakan seperti biasa tanpa perlu melakukan instalasi ulang driver.

Apakah Waste Ink Pad Harus Diganti Setelah Reset?

Jawabannya adalah ya, sangat disarankan.

Reset memang mengembalikan nilai counter menjadi nol, tetapi tinta bekas hasil proses cleaning tetap berada pada busa penyerap tinta (ink absorber).

Jika printer sudah digunakan selama bertahun-tahun atau memiliki volume cetak tinggi, sebaiknya absorber dibersihkan atau diganti agar tinta tidak meluber ke bagian dalam printer.

Tips Teknisi:
Pada penggunaan rumahan dengan volume cetak rendah, reset biasanya sudah cukup. Namun pada printer yang digunakan setiap hari di usaha fotokopi atau percetakan, penggantian absorber sangat disarankan.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Reset Canon IP2770

Berikut beberapa kesalahan yang paling sering menyebabkan proses reset gagal.

  • Membuka Service Tool sebelum printer masuk ke Service Mode.
  • Menggunakan versi Service Tool yang tidak kompatibel.
  • Melepas kabel USB ketika proses reset berlangsung.
  • Tidak memasang driver Canon IP2770.
  • Menekan tombol Resume kurang atau lebih dari lima kali saat masuk Service Mode.
  • Menjalankan aplikasi resetter tanpa hak Administrator.
  • Mengabaikan kondisi cartridge yang sebenarnya sudah rusak.

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan tersebut, tingkat keberhasilan reset akan jauh lebih tinggi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Apakah Canon IP2700 dan IP2770 menggunakan cara reset yang sama?

Ya. Kedua printer menggunakan prosedur reset yang hampir sama, termasuk proses masuk ke Service Mode dan penggunaan Canon Service Tool.

2. Mengapa Service Tool tidak dapat mendeteksi printer?

Biasanya printer belum berada pada Service Mode atau driver belum terinstal dengan benar.

3. Apakah reset printer aman?

Aman, selama dilakukan menggunakan Service Tool yang sesuai dan mengikuti prosedur yang benar.

4. Berapa lama proses reset berlangsung?

Rata-rata hanya membutuhkan waktu sekitar 5 hingga 10 menit.

5. Apakah Error 5100 bisa diatasi dengan reset?

Tidak selalu. Error 5100 lebih sering disebabkan oleh masalah mekanik atau encoder strip.

6. Bagaimana jika Error 5B00 muncul kembali?

Kemungkinan absorber sudah terlalu penuh atau printer memiliki masalah lain sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

7. Apakah reset dapat memperbaiki hasil cetak bergaris?

Tidak. Hasil cetak bergaris biasanya disebabkan oleh cartridge kotor, nozzle tersumbat, atau tinta yang hampir habis.

8. Apakah printer harus selalu menggunakan cartridge original?

Tidak harus, tetapi cartridge original umumnya memiliki umur pakai lebih lama dan lebih stabil dibandingkan cartridge kompatibel.

9. Apakah reset menghapus isi EEPROM?

Tidak. Reset hanya mengubah nilai counter ink absorber tanpa menghapus informasi penting lainnya.

10. Berapa kali printer Canon IP2770 dapat direset?

Tidak ada batasan pasti. Namun jika printer sudah terlalu sering direset, sebaiknya lakukan pemeriksaan fisik terutama pada ink absorber agar tidak terjadi kebocoran tinta.

Tips Merawat Printer Canon IP2770 Agar Awet

Perawatan rutin sangat penting untuk menjaga performa printer tetap optimal dan mengurangi risiko munculnya berbagai kode error.

  • Gunakan printer minimal satu kali setiap minggu.
  • Gunakan tinta berkualitas baik.
  • Hindari terlalu sering melakukan Deep Cleaning.
  • Jangan membiarkan cartridge kosong terlalu lama.
  • Bersihkan roller dan encoder strip secara berkala.
  • Gunakan stabilizer jika tegangan listrik tidak stabil.
  • Matikan printer melalui tombol Power.
  • Jaga printer tetap bersih dari debu dan kelembapan.
  • Bersihkan area cartridge setiap kali melakukan isi ulang tinta.

Dengan melakukan perawatan sederhana tersebut, umur printer dapat bertahan lebih lama dan frekuensi munculnya Error 5B00 maupun masalah lainnya dapat diminimalkan.

Cara reset printer Canon IP2770 merupakan solusi paling efektif ketika printer mengalami Error 5B00, Ink Absorber Full, atau lampu indikator berkedip akibat waste ink counter telah mencapai batas maksimum.

Sebelum melakukan reset, pastikan printer benar-benar mengalami masalah pada ink absorber, bukan karena cartridge rusak, paper jam, atau gangguan mekanik. Ikuti proses masuk ke Service Mode dengan benar, kemudian gunakan Canon Service Tool V3400 untuk mengembalikan nilai counter menjadi nol.

Selain melakukan reset, jangan lupa melakukan perawatan rutin seperti membersihkan printer, menggunakan tinta berkualitas, serta memeriksa kondisi ink absorber agar printer tetap awet dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Semoga panduan lengkap ini membantu Anda mengatasi berbagai masalah pada Canon PIXMA IP2770 maupun IP2700. Jika masih mengalami kendala setelah mengikuti seluruh langkah di atas, tuliskan pesan error atau jumlah kedipan lampu printer pada kolom komentar agar kami dapat membantu memberikan solusi yang lebih spesifik.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

13 Responses to "Cara Reset Printer Canon IP2770/IP2700 Terbaru 2026 (100% Berhasil) Mengatasi Blinking & Error 5B00"

  1. bermanfaat banget, saya coba dan berhasil...
    terima kasih... :)

    ReplyDelete
  2. Service tool nyandak jalan....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Printer harus dalam keadaan safemode pak baru service toolsnya bisa jalan pak

      Delete
    2. SUDAH BANYAK ALAMT WEB RESETTER SAYA COBA, INI YANG PALING MANTAP

      Delete
  3. Ketika di lepas bersamaan pada point 5 masuk ke point 6 malah tombol orange nya nyala terus

    ReplyDelete
  4. Jika sudah d pencet tombol 5 kali lalu d lepas bareng tp yg nyala led reset itu gmn gan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kamungkinan printernya harus di hardreset gan alias di bawa ke tempat servis

      Delete
  5. Alhamdulillah hbs dipraktkkan bisa..
    Terimakasih bnyak gan😊😊

    ReplyDelete
  6. Sudah diprktkkan alhamdulillah bisa.. terimkasih bnyk infonya gan😊😊

    ReplyDelete
  7. Milion thanks mas untuk tutorialnya. Kirain rusak parah tadinya.
    Sekarang udah fix. Makasih mas

    ReplyDelete
  8. Teims atas ilmu dan toolnya, baru sekarang nemu ilmu dan tool yang lama ku cari dan berhasil....sekali lahi trims...

    ReplyDelete
  9. kalau service tak aktif solusix gimana?

    ReplyDelete

Jangan lupa komentar ya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel